Tanya jawab seputar kurikulum merdeka
Saat ini, dunia Pendidikan di Indonesia sedang membincangkan mengenai kurikulum baru, yaitu kurikulum merdeka belajar. Menyikapi hal tersebut, muncul banyak sekali pertanyaan di kalangaan masyarakaat. Terutama para murid yang akan menggunakan kuurikulum merdeka. Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban mengenai kurikulum merdeka yang mungkin bisa mengatasi rasa penasaran kamu atas kuriikulum baru pengganti kurikulum 2013. Apa sebenarnya kurikulum belajar itu? Dan apa bedanya dari kurikulum yang lalu atau kurikulum 2013?
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini
dengan berfokus pada materi
esensial, pengembangan
karakter, dan kompetensi
peserta didik.
Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar, yaitu konsep yang
dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing. Jika
sebelumnya di Kurikulum 2013 peserta didik harus mempelajari semua mata
pelajaran (di tingkat TK hingga SMP) dan akan dijuruskan menjadi IPA/IPS di
tingkat SMA, lain halnya dengan Kurikulum Merdeka. Di Kurikulum Merdeka,
peserta didik tidak akan lagi menjalani hal seperti itu.
Kurikulum
Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang
beragam, di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup
waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Di Kurikulum Merdeka, peserta didik tidak akan lagi ‘dipaksa’
untuk mempelajari mata pelajaran yang bukan menjadi minat utamanya. Peserta
didik bisa dengan ‘merdeka’ memilih materi yang ingin dipelajari sesuai
minat masing-masing. Ini dia yang dimaksud dengan konsep Merdeka Belajar.
Kurikulum
Merdeka sebagai opsi sekolah dalam rangka pemulihan pembelajaran
dikarenakan pandemi. Dalam usaha untuk memulihkan kembali pembelajaran yang
disebabkan oleh pandemi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan dalam
pengembangan Kurikulum Merdeka.
Siapakah pembuat
kurikulum merdeka? Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi telah mengeluarkan
kebijakan untuk menerapkan kurikulum merdeka secara masif pada tahun
2024. Prinsip penerapan kurikulum ala semangat merdeka pada
hampir keseluruhan program adalah kemandirian sekolah dalam merancangnya.
Lalu kapankah kurikulum merdeka ini mulai berlaku? Menurut Kemdikbud Ristek, rencananya, Kurikulum
Merdeka ini akan dijalankan sebagai opsi tambahan terlebih dahulu selama
tahun 2022-2024 dalam
rangka pemulihan pembelajaran pasca
pandemi. Nah, nantinya mulai
tahun 2024, diharapkan Kurikulum Merdeka sudah bisa fully
implemented secara nasional. Di tahun 2024 juga, Kemdikbud
Ristek akan mengkaji ulang mengenai implementasi Kurikulum Merdeka ini
berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.
Kira kira, apa tujuan kurikulum merdeka dibuat
di dunia Pendidikan di Indonesia? Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan, Merdeka
Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dan mahasiswa
bisa memilih pelajaran yang diminati.
Hal ini dilakukan supaya para siswa dan
mahasiswa bisa mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang
paling baik dalam berkarya bagi bangsa.
Mengapa kurikulum 2013 harus di ganti
dengan kurikulum yang baru, yaitu kurikulum merdeka? Untuk menyesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Kurikulum yang baik adalah
Kurikulum yang sesuai dengan zamannya, dan terus dikembangakan atau diadaptasi
sesuai dengan konteks dan karaktersistik peserta didik demi membangun
kompetensi sesuai dengan kebutuhan mereka kini dana masa depan.
Kurikulum harus selalu berubah agar
sesuai dengan perkembangan zaman, apalagi masa sekarang ini Ilmu Pengetahuan
dan teknologi informasi telah berkembang dan pembelajaran akan membosankan
tanpa adanya perubahan bukankah tugas kita untuk menyiapkan para peserta didik
kita menghadapi zaman yang baru, zaman yang sama sekali berbeda dengan zaman
dulu.
Apa bedanya kurikulum 2013 dengan
kurikulum merdeka? Perbedaannya adalah :
1. Kurikulum 2013 dirancang
berdasarkan tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan,
sedangkan kurikulum merdeka menambahkan pengembangan profil pelajar Pancasila.
2. Jam Pelajaran (JP) pada kurikulum
2013 diatur per minggu, sedangkan kurikulum merdeka menerapkan JP per tahun
3. Alokasi waktu pembelajaran pada
kurikulum merdeka lebih fleksibel daripada kurikulum 2013 yang melakukan
pembelajaran rutin perminggu dengan mengutamakan kegiatan di kelas
4. Kurikulum 2013 memiliki empat aspek
penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, aspek sikap, dan
perilaku, sedangkan kurikulum merdeka lebih mengutamakan projek penguatan
profil pelajar Pancasila, kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
Apa saja kelebihan dan kekurangan
kurikulum merdeka?
Kelebihan Kurikulum Merdeka Belajar :
1. Kurikulum Merdeka Belajar
dinilai lebih simple dan intens
Kurikulum Merdeka lebih berfokus pada
materi yang esensial dan pengembangan kompetensi siswa, Pada proses
pembelajaran diubah menjadi lebih menyenangkan, mendalam, dan sederhana.
2. Kurikulum Merdeka Belajar
dinilai lebih bebas dan leluasa
Contohnya pada siswa jenjang SMA
nantinya tidak akan ada kelas peminatan IPA, IPS dan Bahasa. Sehingga siswa
bebas memilih mata pelajaran sesuai bakat dan minatnya masing-masing siswa.
Selain itu, sekolah memiliki wewenang menerapkan dan mengelola kurikulum
pembelajaran sesuai dengan bakat dan minat siswa serta guru dapat mengajar
sesuai perkembangan siswa dalam menerima materi pelajaran.
3. Kurikulum Merdeka Belajar
dinilai relevan dan interaktif
Kurikulum Merdeka Belajar menerapkan
proses pembelajaran melalui kegiatan proyek. Diharapkan dengan proses
pembelajaran tersebut dapat memberikan kesempatan lebih luas pada siswa agar
aktif dalam mengeksplorasi isu-isu aktual yang terjadi saat ini dan dapat
mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.
Kekurangan Kurikulum Merdeka Belajar :
1. Kurikulum Merdeka Belajar
dinilai kurang matang dalam persiapannya
Mengingat Kurikulum Merdeka Belajar ini
masih seumur jagung usai diluncurkan oleh Mendikbud ristek beberapa bulan lalu,
Kurikulum Merdeka Belajar ini masih perlu dilakukan pengkajian dan evaluasi
yang lebih mendalam agar efektif dan tepat dalam penerapannya.
2. Sistem pendidikan dan pengajaran
yang belum terencana dengan baik
Pada bagian prosedur pelaksanaan
pendidikan dan pengajaran pada Kurikulum Merdeka Belajar belum membahas tentang
upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sehingga bisa disimpulkan
bahwa Kurikulum Merdeka Belajar belum menuju kepada sistem pendidikan dan
pengajaran yang terencana dengan baik.
3. Kurangnya SDM dan sistem belum
terstruktur
Karena Kurikulum Merdeka Belajar ini
masih baru pastinya harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu dan memerlukan
persiapan yang matang agar mempunyai sistem yang terstruktur dan sistematis.
Selain itu juga perlu mempersiapkan SDM ( guru/pengajar ) sebagai pelaksana
kurikulum tersebut.
Jadi, apakah ini menjawab
pertanyaanmu mengenai kurikulum belajar? Semoga jawaban ini membantu yaa

Komentar
Posting Komentar